Category Archives: financial

Promosi : Pengertian Promosi, Tujuan Promosi, Media Promosi dan Bagaimana Memilih Metode Promosi

Share

Pembaca budiman, kali ini kami akan sajikan artikel tentang promosi yang meliputi  pengertian promosi, tujuan promosi, media promosi, serta bagaimana memilih metode promosi dengan tujuan pemilihan metode promosi tersebut. Oke, akan dibahas dahulu tentang pengertian promosi dan tujuan promosi,

Pengertian Promosi

Menurut Amstrong dalam Kotler (2013:46) “Promosi adalah kombinasi strategi yang paling baik dari variable periklanan, personal selling dan alat promosi lainya yang kesemuanya direncanakan untuk mencapai tujuan program penjualan”. Menurut Stanson Swastha (2013:180)  “Promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dilakukan oleh organisasi atau individu tertentu”. Selain itu juga diutarakan Athoilah dalam Sumarwan  (2012:109) bahwa “Promosi adalah kegiatan-kegiatan pemasaran yang mendorong efektifitas pembelian konsumen & pedagang dengan menggunakan alat seperti peragaan & demonstrasi”.

Tujuan Promosi

Tujuan promosi dapat dibagi kedalam beberapa tujuan, yaitu tujuan promosi bagi internal, promosi bagi perantara dan promosi bagi konsumen.

 
Share

Hubungan Granger Causality Antara Kebijakan Moneter dan Pasar Saham

Share

Kausalitas Granger / Granger Causality

Granger Causality terjadi ketika perubahan satu variabel pada data time series dapat diprediksi sebelum variabel lain. Ide awal granger causality berasal dari konsep waktu yang tidak mungkin berjalan mundur. Artinya kejadian di masa lampau dapat menyebabkan kejadian di masa sekarang, tetapi kejadian di masa depan tidak dapat menyebabkan kejadian saat ini (Gujarati, 2003). Kesimpulannya, Uji granger digunakan untuk melihat pengaruh masa lalu (lag) pada kondisi sekarang. Menurut Abdalla (2011), Uji Granger Causality dengan persamaan model Vector Autoregression (VAR).

Granger causality test yang dilakukan oleh Gu dan Gao (2013) menunjukan bahwa The Fed menaikan suku bunga setelah terjadi kenaikan pada pasar saham dan menurunkan suku bunga setelah terjadi penurunan pada pasar saham. Selain itu, Chen dan Gu (2011) juga membuktikan hubungan jangka pendek antara pengumuman dari The Fed terhadap pasar saham dimana penurunan pada pasar saham terjadi secara cepat setelah the fed merubah target fed fund rate-nya.Sedangkan Flood dan Marion (2006) berpendapat bahwa rezim moneter tidak memiliki efek sistematis terhadap kemampuan prediksi harga saham untuk pertumbuhan output.

Chen (2007) menyelidiki eksistensi asymmetric effect pada … 

 
Share

Peringkat Obligasi : Pengertian Peringkat Obligasi, Kategori Peringkat Obligasi dan Definisi Peringkat Obligasi

Share

Pengertian / definisi obligasi sudah dibahas di artikel sebelumnya DI SINI. Sebelum dibahas tentang Kategori Peringkat Obligasi dan Definisi Peringkat Obligasi, akan dibahas dulu tentang Pengertian Peringkat Obligasi,. Peringkat obligasi bermanfaat untuk mengetahui struktur obligasi dan mengetahui posisi kinerja perusahaan, peringkat obligasi dikeluarkan oleh lembaga pemeringkat yang independen yang terdaftar dan diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO).

Menurut Partiningsih & Asyik (2016) menjelaskan bahwa peringkat obligasi adalah skala yang menunjukan keamanan suatu obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan dalam membayar bunga dan pokok kewajiban secara tepat waktu. Peringkat obligasi (bond rating) adalah menurut Jogiyanto…

 
Share

Obligasi : Arti Obligasi Dan Jenis Obligasi

Share

Pembaca budiman, dalam artikel ini akan disajikan mengenai apa itu arti obligasi/ definisi obligasi, serta berbagai jenis obligasi. Jenis obligasi ini yaitu obligasi dilihat dari penerbit obligasi, jenis obligasi dari pendapatan yang diberikan, jenis obligasi dari bentuk pendapatan bunga yang diberikan, jenis obligasi dari jaminan yang menyertai, jenis obligasi dari tempat penerbitannya, jenis obligasi dari rating obligasi, serta jenis obligasi dari call feature.

Pengertian / Definisi Obligasi

Berikut akan disajikan pengertian/definisi obligasi. Obligasi merupakan salah satu instrument keuangan yang cukup menarik bagi kalangan investor di pasar modal ataupun bagi perusahaan untuk mendapatkan dana bagi kepentingan perusahaan.

Bursa Efek Indonesia mengartikan obligasi sebagai surat utang jangka mengengah sampai jangka panjang yang dapat dipindahtangankan yang berisi janji dari pihak yang menerbitkan untuk membayar imbalan berupa bunga pada periode tertentu dan melunasi pokok utang pada waktu yang telah ditentukan kepada pihak pembeli obligasi tersebut.

 
Share

Rasio Keuangan : Pengertian Rasio Keuangan dan Macam Rasio Keuangan

Share

Sebelum artikel ini membahasa tentang berbagai macam/jenis rasio keuangan, terlebih dahulu akan dibahas tentang pengertian rasio keuangan. 

Pengertian Rasio Keuangan

Laporan keuangan melaporkan aktivitas yang sudah dilakukan perusahaan dalam suatu periode tertentu. Aktivitas yang sudah dilakukan dituangkan dalam angka-angka baik dalam mata uang rupiah maupun dalam mata uang asing. Angka-angka yang ada dalam laporan keuangan menjadi kurang berarti jika hanya dilihat dari satu sisi saja. Artinya jika hanya dengan melihat apa adanya.

Angka-angka ini akan menjadi lebih apabila dapat kita bandingkan antara satu kompenan dengan kompenen lainnya. Caranya adalah dengan membandingkan angka-angka yang ada dalam laporan keuangan. Setelah melakukan perbandingan, dapat disimpulkan posisi keuangan suatu perusahaan untuk periode tertentu. Pada akhirnya kita dapat menilai kinerja manajemen dalam periode tersebut. Perbandingan ini kita kenal dengan nama analisis rasio keuangan.

Menurut Home (Kasmir, 2012:104), definidi dari rasio keuangan adalah sebagai berikut:

 
Share

Pengertian/Definisi Corporate Financial Distress, Tax Avoidance, Global Financial Crisis, Growth Slowdown

Share

oleh : Sopana

Corporate financial distress

Corporate financial distress atau perusahaan yang sedang mengalami kesulitan keuangan adalah istilah umum yang sering digunakan untuk mewakili kondisi berikut : failure, insolvency, bankruptcy, dan default (Altman & Hotchkiss, 2006). Failure terjadi ketika tingkat pengembalian modal yang diinvestasikan lebih rendah dari tingkat bunga yang berlaku pada investasi yang sama atau tidak cukupnya penerimaan untuk menutupi biaya yang telah dikeluarkan. Insolvency adalah istilah yang menggambarkan dimana perusahaan tidak mampu melunasi hutang jangka pendeknya. Bankruptcy adalah istilah yang menggambarkan perusahaan dalam kesulitan keuangan kemudian dideklarasikan secara formal dalam pengadilan negeri. Default adalah istilah yang menggambarkan adanya suatu pelanggaran jangka waktu perjanjian hutang oleh perusahaan. Ada dua istilah default : technical default dan legal default. Technical default terjadi jika debitur dalam hal ini perusahaan melanggar perjanjian pinjaman. Sedangkan legal default terjadi jika debitur / perusahaan gagal memenuhi kewajiban membayar bunga ataupun pokok pinjamannya. Kedua bentuk default tersebut merupakan sinyal akan turunnya kinerja perusahaan dan keuangan yang sulit (Altman & Hotchkiss, 2006).

Perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan memiliki dorongan untuk menggeser resiko yang terjadi baik oleh pemegang saham maupun manajer (Eberhart and Senbet, 1993; Maksimovic and Titman, 1991; Thorburn, 2004). Adapun masalah pergeseran resiko yang telah lama dikenal oleh perusahaan antara lain penggantian asset yang dibiayai oleh hutang. Terdapat hubungan positif antara nilai saham dan pergerakan nilai asset yang ada di perusahaan dan hubungan tersebut akan mendorong pemegang saham untuk mengambil alih kekayaan dari pemegang obligasi dengan memindahkan asset perusahaan dalam proyek yang memiliki resiko tinggi (Galai and Masulis, 1976; Jensen and Meckling 1976). Pemegang obligasi yang baik akan mengenali perilaku penggeseran resiko tersebut, sehingga menilai hutang perusahaan dengan sebuah kepercayaan bahwa pemegang saham akan membuat pilihan investasi yang memiliki resiko tinggi (Eberhart and Senbet, 1993). Hal tersebut dapat menyebabkan tingginya biaya modal untuk membiayai perusahaan yang distress dan menetapkan biaya tersebut melalui kebijakan perusahaan yang beresiko (Edwards et al, 2013).

Corporate financial distress dan tax avoidance

Apa sih Corporate financial distress dan tax avoidance itu? yuk simak ulasan selanjutnya…

 
Share