Obligasi : Arti Obligasi Dan Jenis Obligasi

Share

Pembaca budiman, dalam artikel ini akan disajikan mengenai apa itu arti obligasi/ definisi obligasi, serta berbagai jenis obligasi. Jenis obligasi ini yaitu obligasi dilihat dari penerbit obligasi, jenis obligasi dari pendapatan yang diberikan, jenis obligasi dari bentuk pendapatan bunga yang diberikan, jenis obligasi dari jaminan yang menyertai, jenis obligasi dari tempat penerbitannya, jenis obligasi dari rating obligasi, serta jenis obligasi dari call feature.

Pengertian / Definisi Obligasi

Berikut akan disajikan pengertian/definisi obligasi. Obligasi merupakan salah satu instrument keuangan yang cukup menarik bagi kalangan investor di pasar modal ataupun bagi perusahaan untuk mendapatkan dana bagi kepentingan perusahaan.

Bursa Efek Indonesia mengartikan obligasi sebagai surat utang jangka mengengah sampai jangka panjang yang dapat dipindahtangankan yang berisi janji dari pihak yang menerbitkan untuk membayar imbalan berupa bunga pada periode tertentu dan melunasi pokok utang pada waktu yang telah ditentukan kepada pihak pembeli obligasi tersebut.

Menurut Kamaludin & Indriani menjelaskan bahwa obligasi adalah surat berharga atau sertifikat yang berisi kontrak antara pemberi pinjaman (pemodal) dengan yang diberi pinjaman (emiten). Menurut Riyanto menjelaskan bahwa obligasi adalah surat pengakuan utang yang dikeluarkan oleh pemerintah atau perusahaan atau lembaga-lembaga lain sebagai pihak yang berutang yang mempunyai nilai nominal tertentu dan kesanggupan untuk membayar bunga secara periodik atas dasar persentase tertentu yang tetap.

Menurut Zubir menjelaskan bahwa obligasi adalah surat utang yangditerbitkan oleh pemerintah atau perusahaan untuk mendapatkan dana. Menurut Sitorus menjelaskan bahwa obligasi adalah surat berharga (efek) berjangka waktu menengah dan panjang, yang merupakan bukti pengakuan utang dari penerbit dan dapat diperjual belikan.

Berdasarkan beberapa definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa obligasi merupakan salah satu instrument keuangan yang cukup menarik bagi kalangan investor di pasar modal maupun bagi perusahaan untuk mendapatkan dana bagi kepentingan perusahaan. Obligasi merupakan sertifikat yang berisi kontrak antara investor dan perusahaan, menyatakan bahwa investor tersebut atau pemegang obligasi telah memberikan pinjaman sejumlah dana kepada pihak perusahaan yang membutuhkan dana. Perusahaan yang menerbitkan obligasi mempunyai utang untuk membayar bunga secara reguler sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan serta pokok pinjaman pada saat jatuh tempo. Penerbitan obligasi sebagai sekuritas pendapatan tetap yang mewajibkan penerbitnya atas pembayaran sebesar persentase tertentu secara periodik.

Anda sedang mencari konsultan jasa olah data SPSS Eviews Lisrel AMOS Stata Murah / analisis data statistik MURAH di jakarta bogor tangerang bekasi (jabodetabek) untuk skripri tesis disertasi ?

Kami merupakan konsultan jasa olah data / pengolahan data SPSS Eviews Lisrel AMOS Stata Murah / analisis data statistik MURAH di jakarta bogor tangerang bekasi (jabodetabek) untuk skripri tesis disertasi ?

Jasa Olah Data SPSS Eviews Lisrel AMOS Murah untuk skripri tesis disertasi
Think Globally, Do Locally

Hubungi Kami : WA : 0838 0405 9000

Bermacam Jenis Obligasi

Dibawah ini akan dijelaskan mengenai berbagai jenis obligasi  menurut Hadi :

Dilihat dari Penerbitnya (issuer)

Dilihat dari pihak yang menerbitkan obligasi (issuer), obligasi dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

  • Obligasi Pemerintah

Obligasi pemerintah merupakan obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah. Obligasi yang diterbitkan pemerintah tergolong risk free rate, karena kecil kemungkinan terjadi wanprestasi. Pemerintah Indonesia juga mengeluarkan obligasi, yaitu Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Utang Pemerintah Syari’ah yaitu ORI 1-5.

  • Obligasi Perusahaan Milik Negara (state owned company)

Obligasi perusahaan milik negara merupakan obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan milik pemerintah atau perusahaan BUMN. Contoh penerbit obligasi ini adalah Bank Tabungan Negara (BTN), Perusahaan Listrik Negara (PLN), Jasa Marga, Pegadaian, Pelabuhan Indonesia, dan lain-lain.

  • Obligasi Perusahaan Swasta

Obligasi perusahaan swasta merupakan obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan swasta murni. Sebagian besar obligasi yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia adalah tipe obligasi ini. Contoh penerbit obligasinya adalah Astra Internasional, Bank Internasional Indonesia, Citra Marga Nusaphala Persada, Bank Modern, Multiland, Dharmala Sakti Sejahtera, Ciputra Development, Tjiwi Kimia, dan lain-lain.

Dilihat dari Pendapatan yang Diberikan

Dilihat dari rate of return yang berupa pemberian pendapatan pada para pemegang obligasi oleh penerbit obligasi berupa tingkat bunga tertentu, maka obligasi dapat dibagi atas dua jenis, yaitu:

  • Coupon Bond

Coupon bond merupakan obligasi yang memberikan pendapatan tetap berupa tingkat bunga tertentu yang dibayarkan pada periode tertentu. Obligasi jenis ini, membayar bunga secara periodik, misalnya setiap triwulan, semesteran atau tahunan. Pada surat berharga obligasi yang diterima oleh investor terdapat bagian-bagian yang dapat dirobek untuk mengambil bunga dari obligasi. Bagian tersebut adalah kupon obligasi.

  • Zero Coupon Bond

Zero coupon bond tidak mempunyai kupon, sehingga investor tidak akan menerima bunga secara periodik. Pendapatan para pemegang obligasi tipe ini, bunga dibayarkan sekaligus pada saat pembelian.

Dilihat Dari Bentuk Pendapatan Bunga Yang Diberikan

Dilihat dari bentuk pendapatan bunga yang melekat pada obligasi sebagai pendapatan para pemegang obligasi, maka obligasi dikelompokan menjadi 3 jenis, antara lain :

  • Obligasi Dengan Bunga Tetap (fixed rate bond)

Obligasi jenis ini, bunga pada obligasi ditetapkan pada awal penjualan obligasi dan tidak berubah sampai jatuh tempo.

  • Obligasi Dengan Bunga Mengambang (floating rate bond)

Bunga pada obligasi ini ditetapkan pada waktu pertama kali untuk kupon pertama, sedangkan pada waktu jatuh tempo kupon pertama akan ditentukan tingkat bunga untuk kupon berikutnya, demikian seterusnya.

  • Obligasi Dengan Bunga Campuran (mixed rate bond)

Obligasi dengan jenis ini merupakan obligasi yang memberikan bunga tipe gabungan antara bunga tetap dan bunga mengambang. Bunga ini ditetapkan untuk periode tertentu biasanya pada periode awal dan selanjutnya bunganya bersifat mengambang.

Jadii…Anda masih mencari konsultan jasa olah data SPSS Lisrel Eviews AMOS MURAH – Jasa Olahdata SPSS Eviews Lisrel AMOS Murah  untuk skripri tesis disertasi analisis data statistik MURAH di jakarta bogor tangerang bekasi (jabodetabek) untuk skripri tesis disertasi ?

Jasa Olah Data SPSS Eviews Lisrel AMOS Murah untuk skripri tesis disertasi
Think Globally, Do Locally

Hubungi Kami : WA : 0838 0405 9000

Dilihat Dari Jaminan Yang Menyertai

Dilihat dari apakah suatu obligasi terdapat jaminan atau tidak terdapat jaminan, maka obligasi dikelompkkan menjadi 2 jenis, antara lain:

  • Secured Bond (obligasi dengan jaminan)

Merupakan obligasi yang ada jaminannya, yang sama, jaminannya biasanya berupa hadirnya guarantor atau jaminan berupa asset tetap. Misalnya obligasi Modern Land dijamin oleh Bank Tabungan Negara.

  • Unsecured Bond (obligasi tanpa jaminan)

Merupakan obligasi yang tidak ada guarantornya serta tidak ada jaminan lainnya. Unsecured bond ini disebut juga debentures.

Dilihat Dari Tempat Penerbitannya

Obligasi juga dapat dilihat dari aspek tempat penerbitan atau dimana obligasi tersebut diperdagangkan. Dilihat dari aspek tempat asal penerbitan dan tempat dimana obligasi tersebut diperdagangkan, obligasi dikelompokan menjadi 3 jenis, antara lain:

  • Domestic Bond (obligasi domestik)

Merupakan obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan atau lembaga dalam negeri dan dipasarkan di dalam pasar modal negeri. Obligasi jenis ini, misalnya obligasi PLN yang dipasarkan didalam negeri (Indonesia).

  • Foreign Bond (obligasi asing)

Merupakan obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan atau lembaga asing dan dipasarkan dimana obligasi tersebut diterbitkan.

  • Global Bond

Obligasi yang diterbitkan untuk dapat diperdagangkan dimanapun tanpa adanya keterbatasan tempat penerbitan atau tempat perdagangan tertentu.

Dilihat Dari Rating Obligasi

Dilihat dari rating (pemeringkatan) obligasi, maka obligasi dapat dibagi menjadi 2 jenis, antara lain:

  • InvestmentGrade Bond

Merupakan obligasi yang telah diperingkat dan termasuk dalam peringkat yang layak untuk investasi (investment grade). Beberapa peringkat yang dapat dikategorikan investment grade adalah peringkat AAA, AA dan A menurut Standard & Poor’s atau peringkat AAA, AA dan A menurut Moody’s.

  • Non-Investment Grade Bond

Merupakan obligasi yang telah diperingkat, tetapi tidak termasuk peringkat yang layak untuk investasi (non-investment grade). Umumnya peringkat obligasi ini adalah BBB, BB dan B menurut S&P atau BBB, BB dan B menurut Moody’s. obligasi ini disebut junkbond, karena memberikan tingkat bunganya yang lebih tinggi.

Dilihat Dari Call Feature

Diantara pengelompokkan obligasi, terdapat obligasi yang dikelompokkan menurut hak yang melekat pada obligasi. Hal itu karena, terdapat obligasi yang diterbitkan dengan memberikan fasilitas/hak untuk membeli kembali. Hak untuk membeli kembali obligasi yang telah dijual sebelum obligasi tersebut jatuh tempo disebut call feature. Dilihat dari segi callfeature, obligasi dibagi atas tiga jenis, yaitu:

  • Freely Callable Bond

Merupakan obligasi yang dapat dibeli kembali oleh penerbitnya sebelum obligasi tersebut jatuh tempo. Issuer dapat membeli kembali, misalnya ketika bunga pasar lebih tinggi maka issuer dapat membeli kembali obligasi untuk menghindari cost of capital yang tinggi berupa pembayaran bunga obligasi yang lebih tinggi dari bunga pasar (pinjaman). Jika penerbitnya meminta untuk membeli kembali, maka pemegang obligasi tidak dapat menolak.

  • Noncallable Bond

Merupakan obligasi yang mana penerbitnya tidak dapat membeli kembali dari pemegangnya sebelum obligasi tersebut jatuh tempo, kecuali penerbitnya membelinya melalui mekanisme pasar.

  • Deffered Callable Bond

Merupakan obligasi kombinasi antara freely callable bond dengan noncallable bond. Biasanya ditentukan suatu batas waktu tertentu dimana obligasi tersebut tidak dapat dibelikan kembali (freely callable). Pada waktu issuer membeli kembali (call) obligasi yang callable, biasanya ada sejumlah uang yang akan dibayarkan kepada investor sebagai kompensasi atas tindakan cali tersebut, nilai tersebut disebut callpremium. Nilai pari/nominal dari suatu obligasi ditambah dengan callpremium ini disebut callprice.

 

 

 

 
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *